Rabu, 23 November 2011


                                                                                                                                                             
                                                                                                                                                              Aufwiedersehen
              
              
               Darimana harus dimulai ? setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Setiap pertemanan sesalu ada permusuhan. Setiap percintaan pasti memiliki akhir entah itu bahagia ataupun sedih.
               April 2007
               Melihat seseorang yang tidak akan pernah terlupakan. Melihat wajah dan senyumnya yang hangat. Dan melihat bibirnya yang tipis mengeluarkan kata kata indah. Dia bukan seorang aktor. Dia bukan seorang hakim ataupun dokter. Tapi, tingkahnya membuatku terpesona. Ketegasannya membuat hatiku terhentak hebat. Dan semua yang ada pada dirinya mengobati setiap luka hatiku.
               Aku mencoba memperlihatkan kehebatanku padanya. Tapi ia tetap diam. Ku coba menebar pesonaku di depannya. Dia hanya terdiam. Hingga aku jera untuk mencoba dan aku juga terdiam. Dia tiba-tiba datang menghampiriku yang sedang duduk sendiri. Mungkin dia berfikir untuk menyuruhku pergi dari tempat itu. Tapi semua salah dia mengajakku jalan-jalan mengelilingi tempat itu..aufwiedersehen..
               Desember 2007
               Sosok seperti itu pernah kulihat. Di tempat yang berbeda tapi dengan wajah yang sama. Awalnya aku berfikir kehidupanku saat mengenalnya seperti hidup dalam sebuah film. Film percintaan yang sebernarnya aneh untuk diikuti. Tapi aku suka J
               Dia melihatku. Melihat seperti hantu. Aku kaget saat dia menatapku seperti itu. Tapi aku mencoba mendekatinya lagi. Mendekati dirinya yang sedang memandangiku. Dan satu hal yang aku katakan : “aku selalu menunggu saat kau menatapku seperti ini dan aku mendekatimu seperti ini. Karna aku yakin you belong with me”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar